MEDIA
PENYIMPANAN BERKAS
A.
Pengertian Media
Penyimpanan
Media
Penyimpanan Adalah peralatan fisik yang menyimpan representasi data.
I.
Bagian – Bagian Media
Penyimpanan
a. Primary Memory Þ Primary Storage (Internal Storage)
Ø Ciri-ciri dari Primary Memory :
1. kecepatan akses yang
lebih tinggi
2. kapasitas terbatas/
kecil
3. dapat diakses langsung
oleh CPU
4. harga mahal
5. memori utama
6. volatile storage
Ø Ada 4 bagian di dalam
Primary Storage :
1. Input Storage Area
Untuk menampung data yang dibaca.
2. Program Storage Area
Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.
3. Working Storage Area
Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
4. Output Storage Area
Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu
sebelum disalurkan ke alat-alat output.
Ø Primary Memory Komputer
terdiri atas 2 bagian :
Bagian dari main memory yang dapat kita isi
dengan data atau program dari disket atau sumber lain. Dimana data-data dapat
ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja di dalam memori. RAM bersifat
volatile.
2.
ROM
(Read Only Memory)
Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM
dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi
program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus.
Misal
: diisi penterjemah (intrepreter) bahasa BASIC.
Jadi ROM tidak
termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk program-program yang
kita buat. ROM bersifat nonvolatile.
b. Secondary Memory Þ Secondary Storage (External
Storage)
Perangkat yang digunakan untuk membantu Primary
Storage (main memory), terutama untuk menyimpan data, program, atau informasi
yang akan digunakan lagi
Memori
dari CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk
sementara waktu. Oleh sebab itu alat penyimpan data yang permanen sangat
diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat-alat tersebut dapat diambil dan
ditransfer pada CPU pada saat diperlukan. Alat tersebut dinamakan Secondary
Memory (Auxiliary Memory) atau backing storage.
Ø Dicirikan dengan :
1. tidak dapat diakses
langsung oleh CPU(harus dicopi dahulu ke buffer memori)
2. kecepatan akses lebih
rendah
3. harga lebih murah
4. kapasitas besar
5. Contoh : Magnetic Tape,
Magnetic Disk, Optical Disk, Flash Memory
6. non volatile storage
Ø Kegunaan Utama Secondary Storage:
1. Penyimpan program untuk
penggunaan masa datang
2. Penyimpan informasi
dalam bentuk file
Ø Ada Dua Jenis Secondary Storage:
1. Serial / Sequential
Access Storage Device (SASD)
Contoh : Magnetic tape, punched card, punched
paper tape.
2. Direct Access Storage Device (DASD)
Contoh : Magnetic
disk, floopy disk, mass storage.
II.
Media Penyimpanan Yang Sering
Digunakan
A. Media penyimpanan data yang umum digunakan pada kegiatan digitalisasi
informasi adalah :
o Mechanical storage (Penyimpan Mekanis)
o Magnetic tape (Tape Magnetik)
o Magnetic disk (Disk Magnetik)
III.
Mechanical
storage (Penyimpan Mekanis)
a. Karakteristik :
o Banyak digunakan sebelum Thn. ’80’an
o Penulisan data dilakukan dengan pelubangan kartu untuk menyandikan satu
karakrter per kolom,
o Hanya sekali digunakan untuk perekaman data, sehingga mahal.
o
Paper
tape masih digunakan untuk menyimpan pesan komunikasi & merekam baris data
dari instrumen pengukuran.
IV.
MAGNETIC DISK
a. Media yang digunakan pada peralatan penyimpan magnetik dilapisi dengan
logam oksida, oksida ini adalah material feromagnetik, yang berarti jika ini
dibiarkan pada bidang yang mengandung magnet secara permanen akan menjadi
magnet.
b. Penggeraknya menggunakan motor untuk memutar media pada kecepatan tinggi,
dan pengaksesan informasi menggunakan alat kecil yang dinamakan head.
ü Karakteristik fisik :
1. Bisa terdiri dari sebuah piringan disk → floppy disk
2. Bisa terdiri dari kumpulan beberapa piringan → harddisk
3. Dapat diakses secara langsung/ direct
4. Akses dilaksanakan oleh R/W Head yang tersedia pada masing-masing permukaan
piringan
5. Permukaan setiap piringan dibagi “menjadi track” yang merupakan lingkaran
konsentris/ sepusat
6. Permukaan tiap cakram terbuat dari bahan besi yang mudah dimagneti
7. Setiap track dibagi menjadi sektor-sektor/ blok.
8. Sektor/ blok merupakan unit penyimpanan yang dapat dialamati
9. No track yang sama di setiap permukaan piringan apabila “dihubungkan”
secara virtual akan membagi apa yang dikenal sebagai “silinder”
ü TIPE-TIPE MAGNETIK DISK
1. Disk pack
2. Winchester disk module
3. Fixed disk
4. Winchester disk module
5. Fixed Disk
ü Magnetik Tape
a.
Magnetic Tape (Pita
Magnetik) merupakan model pertama dari External Storage (Secondary Storage).
Pita ini juga dipakai untuk alat input/output dimana informasi dimasukkan ke
CPU dari Media ini dan informasi dapat diambil dari CPU lalu disimpan pada
media ini juga.
b.
Panjang pita ini pada
umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Jumlah data yang
ditampung tergantung pada model pita magnetik yang digunakan. Untuk
pita yang panjangnya 2400 feet, dapat menampung kira-kira 23.000.000 karakter.
Penyimpanan data pada pita ini adalah dengan cara sequential.
c.
Sekarang pita magnetik
berbentuk cartridge. Data ditulis pada pita magnetik dengan memberikan sifat
magnetis pada daerah sepanjang pita.
ü Sistem Block pada Pita magnetic
Data
yang dibaca dari atau ditulis ke media ini dalam suatu grup karakter disebut
block. Suatu block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer
antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah block
dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan
physical record.Diantara 2 block terdapat ruang yang disebut sebagai gap (inter
block gap).Panjang masing-masing gap adalah 0.6 inch. ukuran block dapat
mempengaruhi jumlah data/record yang dapat disimpan dalam tape.
ü Karakteristik Media Penyimpanan
ü
a. Kecepatan
b. Volatility
c. Metode Akses
o Serial Access
o Random Access
o Paralell Access
d. Portability
e. Capacity
PENGERTIAN BERKAS
Ada beberapa macam definisi sistem
berkas :
• Berkas
adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada tempat
penyimpanan sekunder.
Dari sudut pandang
pengguna, berkas merupakan bagian terkecil dari penyimpanan logis.
Itu artinya data tidak dapat ditulis ke penyimpanan sekunder, kecuali jika
berada didalam berkas.
• Berkas
mempresentasikan program dan data.Informasi dalam berkas ditentukan oleh
pembuatnya.
• Sistem
berkas atau pengaksesan yaitu suatu sistem untuk mengetahui bagaimana menyimpan
data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
berkaitan dengan sistem akses yaitu
cara untuk mengambil informasi dari suatu file.
Sistem berkas dan
akses adalah sistem pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada
alat penyimpan eksternal dengan organisasi file tertentu.
Teknik yang
digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi
file.
Secara lebih spesifik pengarsipan dan akses
berhubungan dengan :
1. Insert :
menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama.
2. Update :
mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian
ataukeseluruhan.
3. Reorganisasi
: penyusunan kembali record-record dari suatu file ( untuk jumlah data tetap).
Atribut-atribut pada berkas :
1.
Nama : merupakan satu-satunya
informasi yang tetap dalam bentuk yang bisa dibaca oleh manusia (human-readable
form).
2.
Type : dibutuhkan untuk sistem yang
mendukung beberapa tipe yang berbeda
3.
Lokasi : merupakan pointer ke device dan
ke lokasi berkas pada device tersebut
4.
Ukuran (size) :
yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam byte, huruf, atau pun blok
5.
Proteksi : adalah
informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis,
dan mengeksekusi berkas
6.
Waktu,
tanggal dan identifikasi pengguna. Informasi
ini biasanya disimpan untuk :
a. Pembuatan berkas,
b. modifikasi terakhir yang dilakukan
pada berkas, dan
c. penggunaan terakhir berkas
Data tersebut
dapat berguna untuk proteksi, keamanan, dan monitoring penggunaan dari berkas.
Informasi tentang seluruh berkas disimpan dalam struktur direktori yang
terdapat dalam penyimpanan sekunder.
Operasi pada berkas :
• Sebuah berkas adalah jenis
data abstrak. Untuk mendefinisikan berkas secara tepat, kita perlu melihat
operasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut. Sistem operasi menyediakan
system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus, dan
sebagainya.
Cara memilih organisasi berkas tidak
terlepas dari dua aspek utama yaitu :
1. Model
penggunaannya
2. Model
operasi berkas
Model penggunaannya ada dua cara :
1. Batch
suatu
proses yang dilakukan secara kelompok
2. Iterative
suatu
proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record.
Model operasi berkas, ada empat cara
yaitu :
1. Creation
2. Up-date meliputi :
- Insert /
Add
-
Modification
- Delete
3. Retrieval meliputi :
- Report
generation
4. Maintenance meliputi :
-
Restructure
-
Reorganization
CREATION
Pembuatan berkas ada dua cara :
1. Membuat
struktur berkas terlebih dahulu dan menentukan banyaknya record, baru
kemudian record-record dimuat (diload) ke dalam berkas tersebut
2. Membuat
record dengan cara merekam record per record
UPDATE
Pengubahan isi dari
berkas diperlukan untuk menjaga berkas itu tetap Up-to Date (diperbaharui)
Ada tiga bagian dalam proses Up-date
yaitu :
1. Penyisipan
atau penambahan record
2. Perbaikan
record
3. Penghapusan
record
RETRIEVAL
Pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan
mendapatkan informasi.
Menurut ada tidaknya persyaratan
retrieval dibagi menjadi dua yaitu :
1. Comprehensive
Retrieval
Proses untuk mendapatkan informasi dari
semua record dalam berkas
2. Selective
Retrieval
Mendapatkan informasi dari
record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
contoh :
- List for Gaji = 70000
- List Nama, NIM for angkatan =
2008/2009
MAINTENANCE
Perubahan yang
dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam mengakses berkas
tersebut. Ada dua cara yaitu :
1. Restructuring
Perubahan struktur berkas.
misalnya :
- panjang field diubah
- penambahan field baru
- panjang record diubah
perubahan ini tidak
2. Reorganisasi
Perubahan organisasi berkas dari
organisasi yang satu menjadi organisasi berkas yang lain.
Misalnya :
- dari
organisasi berkas sequensial menjadi berkas sequensial diindeks
- dari
langsung (direct) menjadi sequensial (berurutan)
Kriteria dalam pengarsipan dan akses
adalah :
Kriteria teknis dalam penyimpanan data,
terutama bila jumlah data tersebut besara adalah :
1. kecepatan
akses dalam pengambilan data
2. kemudahan
peremajaan (up-date/insert/delete)
3. kemudahan
reorganisasi data
4. pemakaian
penyimpanan (storage) seminimal mungkin.
Jenis pada berkas :
Pertimbangan
utama dalam perancangan sistem berkas dan seluruh sistem operasi adalah apakah
sistem operasi harus mengenali dan mendukung jenis berkas. Jika suatu sistem
operasi mengenali jenis dari berkas, maka ia dapat mengoperasikan berkas
tersebut.
Teknik
yang umum digunakan dalam implementasi jenis berkas adalah dengan menambahkan
jenis berkas dalam nama berkas. Nama dibagi dua, nama dan
akhiran(ekstensi),yang biasanya dipisahkan dengan karakter titik. Sistem
menggunakan akhiran tersebut untuk mengindikasikan jenis berkas dan jenis
operasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut. Contoh, hanya berkas yang
berakhiran .bat. .exe atau .com yang bisa dijalankan (eksekusi). Program
aplikasi juga menggunakan akhiran tersebut untuk mengenali berkas yang dapat
dioperasikannya. Beberapa sistem operasi menyertakan dukungan terhadap akhiran
tetapi beberapa menyerahkan kepada aplikasi untuk mengatur akhiran berkas yang
digunakan, sehingga jenis berkas dapat menjadi petunjuk aplikasi apa yang dapat
mengoperasikannya.
Struktur berkas pada disk
• Sebuah
disk sistem berkas adalah file system yang dirancang untuk menyimpan file pada
perangkat penyimpanan data, paling sering sebuah disk drive, yang mungkin
secara langsung atau tidak langsung terhubung ke komputer.
• Menempatkan
batas dalam berkas dapat menjadi rumit bagi sistem operasi. Sistem disk
biasanya memiliki ukuran blok yang sudah ditetapkan dari ukuran sektor. Semua
I/O dari disk dilakukan dalam satuan blok dan semua blok (physical record)
memiliki ukuran yang sama. Tetapi ukuran dari physical record tidak akan sama
dengan ukuran logical record. Ukuran dari logical record bervariasi.
• Sebagai
contoh, pada sistem operasi UNIX, semua berkas didefinisikan sebagai kumpulan
byte. Setiap byte dialamatkan menurut batasnya dari awal berkas sampai akhir.
• Berkas
juga dapat dianggap sebagai urutan dari beberapa blok pada disk.
• Konversi
dari logical record ke physical record merupakan masalah perangkat lunak.
Tempat pada disk selalu berada pada blok, sehingga beberapa bagian dari blok
terakhir yang ditempati berkas dapat terbuang.
Perbedaaan DBMS dengan sistem berkas
• DBMS
(Database Management System) adalah sistem yang secara khusus dibuat untuk
memudahkan pemakai dalam mengelola basis data. Sistem ini dibuat untuk
mengatasi kelemahan sistem pemrosesan yang berbasis berkas.
• Pada
pendekatan yang berbasis berkas : umumnya perancangan sistem
didasarkan pada kebutuhan individual pemakai, bukan berdasarkan kebutuhan
sejumlah pemakai.
• Setiap
kali terdapat kebutuhan baru dari seorang pemakai, kebutuhan segera
diterjemahkan kedalam program komputer.
• Akibatnya,
kemungkinan setiap besar setiap program aplikasi menuliskan data tersendiri.
Sementara itu ada kemungkinan data yang sama juga terdapat pada berkas-berkas
lain yang digunakan oleh program aplikasi lain.
• Sebuah
DBMS dirancang untuk menyimpan data didefinisikan, dan untuk memperbaharui dan
mengambil data dengan cepat dan terjaga. Banyak DBMS yang dapat digunakan untuk
menyimpan file, dan beberapa kesamaan, atau paralel, antara file system dan
DBMS.
• Sebagian
besar DBMS yang berjalan di atas sistem berkas yang lebih sederhana sudah,
tetapi biasanya memiliki tingkat yang sangat rendah antarmuka itu, karena
alasan kecepatan.
• DBMS
adalah sistem manajemen basis data dimana data yang digunakan untuk menyimpan
mempertahankan dan diperbaharui, dan bahkan dapat membuat link ke setiap file,
sedangkan sistem berkas yang digunakan untuk menyimpan sistem file itu adalah
pandangan hierarical mengakses file dalam suatu cara yang tepat.
• Lebih
formal, sistem berkas tujuan khusus database untuk penyimpanan, organisasi,
manipulasi, dan perolehan kembali data.
MEMAHAMI MEDIA PENYIMPANAN BERKAS
Pada bab akan dibahas mengenai
tipe-tipe dasar perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan file-file data
meliputi :
· Card
· Tape,
disk dan
· Drum
Media penyimpanan data yang sering
digunakan adalah :
1. Mechanical
storage (penyimpan mekanis)
2. Magnetic
tape (tape magnetik)
3. Magnetic
disk (disk magnetik)
Penyimpanan mekanis
Jenisnya :
- Punch
card (awal mula dari otomatisasi pada waktu melakukan sensus di USA tahun 1890
secara elektro mekanis)
- Paper
tape (memiliki 8 track)
Tape Magnetik
Suatu media rekamam yang dibuat dari
satu pita tape tipis dengan material lapisan magnetik yang sangat halus yang
digunakan untuk merekam data analog atau data digital
Tape magnetic dibuat dari pita plastik
tipis yang dilapisi dengan partikel-partikel besi oksida (iron oxide) atau
material yang bersifat magnet lainnya.
- Kapasitas
kapasitas dari tape magnetik dinyatakan
kerapatannya dengan satuan Bit per inchi (Bpi) yang diukur tiap track
Bpi menunjukkan kerapatan linier bit
setiap tracknya.
Disk Magnetik
Umumnya :
- Merupakan
piranti masukan / keluaran yang paling banyak digunakan saat ini
- Memiliki
beberapa kelebihan dibandingkan dengan tape magnetik yaitu :
a.
Mudah dipelihara
b.
Tidak terlalu
sensitif
c.
Digunakan untuk
penyimpanan data dengan organisasi file langsung
Perekaman data :
- Pada
disk magnetic, kode on dan off direpresentasikan oleh kedudukan elemen
magnetiknya. Fleksibilitas disk magnetic disatu sisi menguntungkan, karena
informasi di dalamnya bisa kapan saja dihapus dan diganti dengan data baru
- Dengan
mengimbas permukaan disk dengan magnet (yang ada pada head) kedudukan elemen
magnet berubah. Artinya kode on bisa diganti off dan sebaliknya. Dengan kata
lain disk magnetik bisa dihapus untuk kemudian ditulis lagi
- Lubang-lubang
di permukaan disk merepresentasikan data yang tersusun dalam satu jalur yang
disebut track. Data disimpan dalam track yang berbentuk
konsentris (lingkaran penuh)
Kemampuan Disk Magnetik
Kecepatan unit disk magnetik
diekspresikan dengan “average access time (rata-rata waktu akses)” dan tranfer
rate data (kecepatan tranfer data).
Rata-rata waktu akses :
Waktu dimana disk mendapatkan head
baca/tulis untuk mengakses data khusus pada suatu lokasi di magnetik disk
Kecepatan Transfer Data :
Kecepatan dimana data dapat ditransfer
diantara unit disk dan CPU. Kecepatan transfer data dari 100.000 sampai lebih
dari 3 milyar bps.
TIPE-TIPE MAGNETIK DISK
·
Disk
pack
adalah kumpulan disk magnetik yang bisa
dipindahkan sebagai satu keseluruhan dari disk drive bersama-sama dengan satu
muatan dimana pemasangannya harus dipisah ketika operasi atau tumpukan hard
disk removable yang dibungkus dengan satu logam atau yang bermuatan plastik.
hanya bagian sistem operasi yang
mengetahui tentang disk controller yaitu :
- berapa banyak register-registernya,
sektor, track, dan silinder
- pergerakan lengan, kecepatan motor
drive, waktu setting head
·
Winchester
disk module
·
Fixed
disk
• Sector
id : identifier unik untuk satu sektor data pada disk pack
• Satu
sektor dikenali dengan jumlah silinder c, jumlah track t, dan jumlah sektor
number s
SectorId = (c * Track Per Silinder + t)
* Sektor Per Track + s
dimana :
c = jumlah silinder
t = jumlah track dalam satu silinder
s = jumlah sektor dalam satu track
·
Winchester
disk module
kombinasi disk-disk magnetik, lengan
pengakses dan head read/write dalam satu modul yang disegel / tertutup.
·
Fixed
Disk
Magnetik yang tidak dapat bergerak (non
removable) yang menggunakan beberapa susunan menggunakan magnetik disk.
Fixed-disk memakai mekanisme akses
fixed-head (satu kali head read/write per track) dan memiliki kecepatan tinggi,
kapasitas tahan uji. Contoh fixed disk adalah Hard Disk.
SILINDER
kumpulan semua track (lingkaran
konsentrik) dengan lokasi di kumpulan posisi yang sama di setiap rekaman
permukaan disk atau disetiap sisi Platter dalam disk hard disk.
pada disk double Sided, satu silinder
berisi 2 track.
HEAD (read/write head)
devise dalam disk magnetic atau tape
drive yang mampu untuk membaca data dari dan menulis data ke disk atau tape.
HARDDISK
merupakan media penyimpanan akses
langsung dengan satu disk magnetik yang keras. Data disimpan sebagai
bintik-bintik magnetisasi dalam rangkaian lingkaran konsentris
Kapasitas penyimpanan harddisk bisa
sampai Gigabytes (Gb), yaitu seribu Megabytes (1024) informasi
• Drum
sesuai namanya, drum berbentuk silinder
yang dilapisi bahan yang dapat dimagnetisasi, berisi informasi yang direkan
sebagai titik-titik magnetik pada track yang paralel di sekitar keliling
sekunder.
MEDIA PENYIMPANAN LAIN
·
Optical Disk
Optical disk dibuat dari serangkaian
bintik-bintik (lubang) spiral dalam satu permukaan flat.
Contoh Optical Disk adalah CD-ROM.
Optical disk merupakan media
penyimpanan dengan akses secara acak
Compact Disk read Only Memory (CD ROM)
v Media
penyimpanan yang hanya dapat membaca data saja
v CD-ROM
menyimpan informasi mirip dengan piringan hitam, informasi yang terdiri dari
kode-kode on dan off direpresentasikan dengan lubang-lubang pada permukaan
disk.
• Lubang-lubang
dibuat dengan menggunakan sinar laser yang ada pada drive CD-R.
• Lubang-lubang
di permukaan disk CD-ROM yang merepresentasikan data itu tersusun didalam satu
jalur yang disebut track
• CD-ROM
dibaca dengan sinar laser.
• CD-ROM
tahan terhadap medan magnet dan terhadap goresan karena bagian luar terdapat lapisan
pelindung.
BENTUK TRACK
·
Track pada CD-ROM
berbentuk spiral.
·
Panjang track pada
CD-ROM mencapai 3 mil
·
Track bentuk
spiral sangat ideal untuk pembacaan blok data berurutan yang berukuran besar
·
Track spiral
menyebabkan waktu akses secara acak (random akses time) lebih lambat daripada
track konsentris yang digunakan pada hardisk.
PARAMETER-PARAMETER DASAR PERANGKAT
KERAS
ü Random
Access Time
Random Access Time = S + R + T
yaitu waktu rata-rata yang diperlukan
head untuk mencapai (menemukan) posisi dari item data yang diinginkan (secara
acak)
Random Access Time meliputi :
- Seek Time
- Latency Time
- Transfer Time
Waktu yang diperlukan untuk membaca
atau menulis tergantung pada ukuran unit data atau blok dan kecepatan transfer
data dan perangkat keras.
Seek Time
- Waktu yang
diperlukan untuk menggerakkan head maju pada track yang dicari.
- Dinyatakan
dengan notasi S dalam satuan milisecond.
Rotational Latency (Latency Time)
·
Waktu yang
dibutuhkan head untuk menunggu perputaran disk sehingga data / blok data yang
dituju tepat di depan head
·
Dinyatakan dengan
rotasi R dengan satuan milisecond
Rata-rata nilai rotational latency r =
1.5 dari waktu yang diperlukan untuk satu rotasi disk
Kecepatan rotasi yang umum adalah 2400
dan 3600 rpm
Transfer Rate
·
Yaitu kecepatan
transfer data aktual dari / pada main memori ke secondary memori atau
sebaliknya
·
Kecepatan transfer
data ini banyak dipengaruhi oleh kecepatan menulis/membaca data pada main
storage.
·
Dinyatakan dengan
notasi T
Tidak ada komentar:
Posting Komentar